WELLYA AGUSTIN Blog's
Jumat, 28 Maret 2014
Sabtu, 01 Februari 2014
ANGIN DI KAWASAN ASIA TENGGARA
Hy semuaaaa.......!!!
Ketemu lagi sama aku . . . .
Sekarang aku mau kasih doc tentang Angin di Kawasan Asia Tenggara,,,,
untuk mendownloadnya silahkan klik di SINI
Ketemu lagi sama aku . . . .
Sekarang aku mau kasih doc tentang Angin di Kawasan Asia Tenggara,,,,
untuk mendownloadnya silahkan klik di SINI
Selasa, 28 Januari 2014
Contoh Karya Tulis Ilmiah
Hy Friends !!!!!
Kali ini aku mau ngasih contoh karya tulis ilmiah .....
Untuk melihatnya silahkan klik di SINI
Kali ini aku mau ngasih contoh karya tulis ilmiah .....
Untuk melihatnya silahkan klik di SINI
Sabtu, 25 Januari 2014
Sabtu, 30 November 2013
Perlawanan Rakyat Melawan Sekutu
PERLAWANAN RAKYAT MELAWAN SEKUTU
A. PERISTIWA MERAH PUTIH DI BIAK
1.
Waktu Terjadinya
Peristiwa
Peristiwa Merah Putih di Biak, Papua terjadi
pada tanggal 14 Maret 1948
2.
Tempat
Terjadinya Peristiwa
Peristiwa Merah Putih di Biak tersebut
terjadi di Biak, tepatnya di Papua Barat
3.
Tokoh yang
Terlibat dalam Peristiwa Merah Putih di Biak
Ø Martin
Idey sebagai pemimpin Komite Nasional Daerah
Ø Lucas
Roemkorem sebagai pemimpin Partai Indonesia Merdeka
Ø Yoseph
sebagai pemimpin pejuang Irian
4.
Latar Belakang Terjadinya
Peristiwa
Sekutu bersama NICA melarang kegiatan
politik dan melarang pengibaran bendera Merah Putih, tetapi para pemuda tidak
menghiraukannya.
5.
Jalannya
Peristiwa
Seperti
di daerah lain, upaya untuk menegakkan kedaulatan Indonesia di Biak (Papua)
mengalami hambatan dari pasukan NICA. Berita proklamasi kemerdekaan Indonesia
di Irian (Papua Barat) disambut gembira. Dukungan terhadap proklamasi
kemerdekaan bergema di kota-kota, seperti Jayapura, Sorong, Serui dan Biak.
Para tokoh-tokoh pejuang Irian membentuk Komite Nasional Daerah yang dipimpin
oleh Martin Indey. Di Biak terbentuk pula Partai Indonesia Merdeka yang
dipimpin oleh Lucas Roemkorem. Kegiatan mereka menyusun kekuatan untuk melawan
Belanda.
Sejak berkobarnya semangat nasionalisme, para pemuda Irian menggunakan lencana merah putih. Mereka dengan berani mengibarkan sang merah putih dan menyelenggarakan rapat-rapat umum. Pada tanggal 14 Maret 1948 para pejuang Irian menyerang tangsi militer Belanda di Sorido dan Biak yang dipimpin oleh Yoseph.
Sejak berkobarnya semangat nasionalisme, para pemuda Irian menggunakan lencana merah putih. Mereka dengan berani mengibarkan sang merah putih dan menyelenggarakan rapat-rapat umum. Pada tanggal 14 Maret 1948 para pejuang Irian menyerang tangsi militer Belanda di Sorido dan Biak yang dipimpin oleh Yoseph.
6.
Akhir Peristiwa
Para
pemuda Biak yang dipimpin oleh Joseph berusaha mengibarkan bendera Merah Putih
di seluruh wilayah Biak. Usaha ini mendapat perlawanan dari NICA karena persenjataan NICA lebih unggul, sehingga
serangan para pemuda Biak mengalami kegagalan. Tiga orang pimpinan ditangkap
dan diadili di Belanda. Dua orang dihukum mati dan seorang dijatuhi hukuman
seumur hidup.
B. SERANGAN UMUM 1 MARET 1949
1. Waktu Terjadinya Serangan
Serangan
tersebut terjadi pada tanggal 1 Maret 1949
2.
Tempat
Terjadinya Serangan
Serangan Umum
1 Maret 1949 tersebut terjadi di Kota Yogyakarta
3.
Tokoh yang
Terlibat Dalam Serangan Umum 1 Maret 1949
Ø
Letkol Soeharto
Ø
Sri Sultan Hamengkubowono
4.
Latar Belakang
Terjadinya Serangan
Hal yang melatarbelakangi terjadinya Serangan Umum 1
Maret ini karena adanya serangan Agresi Militer yang dilakukan oleh pihak
Belanda. Setelah serangan Agresi militer ke II yang dilakukan oleh Belanda,
kondisi dari rakyat Indonesia sangat memprihatinkan. Khususnya di Kota Yogjakarta.
Dalam bidang ekonomi sendiri sudah sangat kacau salah satunya banyak rakyat
yang kelaparan. Apabila dari segi ekonomi sangat kacau, maka dari segi politik
dan sosial juga akan ikut kacau.
5.
Jalannnya
Serangan Umum 1 Maret 1949
Sejak
pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta berantakan akibat penyerbuan dan
penahanan para pemimpin oleh tentara Belanda pemirintahan De Facto sudah
berpindah ke Keraton. Sri Sultan Hamengkubuwono IX oleh rakyat dan tentara
diakui sebagai pemimpin dan pemegang kekuasaan pemerintahah khususnya di daerah
Yogyakarta. Sultan Hamengkubuwono IX memiliki ide. Dimana ide tersebut adalah
suatu strategi yang akan dilakukan untuk menyerang Belanda. Sri Sultan akan
menggunakan Strategi Gerilya. Mulai 19 Desember 1948, Sri Sultan telah melaksanakan
suatu pelatihan kepada TNI.
Serangan
Umum 1 Maret memiliki 2 tujuan yakni :
Ke dalam
Untuk
meningkatkan semangat rakyat serta TNI yang sedang bergerilya melawan pasukan
Belanda dan juga untuk mendukung perjuangan yang dilaksanakan secara diplomasi
Ke luar
Untuk
menunjukkan kepada dunia bahwa TNI mampu mempertahankan kemerdekaan Indonesia
Adapun
sasaran dari serangan Umum 1 Maret ini adalah :
Sasaran
Politik
Memberikan
dukungan moril terhadap perjuangan yang dilaksanakan secara diplomasi
Sasaran militer
Bertujuan
untuk menunjukkan kepada Belanda bahwa TNI tidak hancur seperti yang dikatakan
oleh pihak Belanda.
Sasaran Psikologis
Untuk
meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap TNI, yang mana TNI akan mampu mengusir
Belanda
Dengan
adanya sasaran dalam penyerangan TNI maka TNI beserta rakyat ingin merebut
kembali Yogyakarta yang dikuasai oleh Belanda sejak agresi militer kedua. Persiapan
yang dilakukan menjelang serangan Umum adalah Sri Sultan melakukan perundingan
– perundingan terhadap rakyat dan perundingan terhadap kolonel Soeharto. Sri
Sultan mempercayai kolonel Soeharto untuk memimpin serangan tersebut. Kemudian
diselundupkan pasukan – pasukan untuk masuk ke dalam Kota
Pada tanggal
1 Maret, tepatnya pukul 06.00 pasukan gerilya mulai memasuki kota jogjakarta.
Pasukan Belanda tidak mengira akan adanya serangan, maka daldm waktu yang
singkat TNI yang pada saat itu dipimpin oleh Kolonel Soeharto mampu mukul
mundur pasukan Belanda. TNI tetap mempertahankan pasukan Belanda di dalam Kota
agar tidak ada pasukan Belanda yang keluar untuk meminta bantuan terhadap
Belanda. Pasukan berhasil menduduki kota Jogjakarta. Pasukan berhasil merebut
pabrik amunisi “waatson” dan senjata – senjata ringan serta dapat merebut 1
tank kecil. Keberhasilan tersbut sangat mengejutkan seluruh dunia. Sebelum jam
12.00, kolonel Soeharto berhasil memundurkan pasukkannya di dalam kota.
6.
Akhir Serangan
Umum 1 Maret 1949
Sempat
terjadi serangan dari belanda karena datangnya bantuan dari belanda. Namun
serangan tersebut tidak terlalu memakan korban banyak dipihak Indonesia namun
dari pihak Belanda sangat banyak menelan korban serta mendapati kerugian yang
cukup besar.
Akibatnya, indonesia tidak di ijinkan
untuk melakukan serangan selama 2 x 24 jam terhadap Belanda yang sedang
melakukan pemindahan pasukan. Dapat dikatakan Serangan Umum 1 Maret 1949
berjalan dengan lancar
Negara Maju Dan Negara Berkembang
NEGARA
MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG
1. Contoh Negara Maju
AUSTRALIA
A. Keadaan Umum
Australia
adalah negara terluas ke-6 di dunia setelah Rusia, Kanada, Cina, Amerika
Serikat, dan Brasil. Australia merupakan sebuah negara benua dengan Canberra
sebagai ibu kotanya. Semula negara ini disebut sebagai Terra Australis Incognita yang berarti “tanah selatan yang tidak
dikenal”. Benua kecil ini ditemukan secara berturut-turut oleh bangsa Eropa
sebagai berikut :
·
Louis Vaez Torres (1605), pelaut
dari Spanyol yang mendarat di Selat Torres
·
Willem Jansz (1606), pelaut dari
Belanda yang mendarat di Teluk Carpentaria
·
James Cook (1770), pelaut dari
Inggris yang mendarat di Pantai Timur Australia
B. Keadaan Alam
1. Letak
Astronomis
10o30` LS – 43o30`
LS dan 113o BT – 153o30` BT
2. Batas
Wilayah
Utara :
Laut Timor, Laut Arafuru, dan Selat Torres
Selatan : Samudera Hindia
Timur :
Laut Koral dan Laut Tasman
Barat :
Samudera Hindia
3. Luas
Wilayah
Luas wilayah Negara Australia adalah
7.682.300 km2. Tidak semua wilayah Australia dapat dihuni oleh
penduduk, terutama di kawasan gurun yang luas dan tandus.
4. Bentang
Alam
Secara umum, bentang alam Benua
Australia dapat dibagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut :
(a) Plato
Barat
Daerah plato ini merupakan daerah yang
paling luas di Australia dalam bentuk pegunungan kecil yang muncul di atas
permukaan rata-rata plato. Pada umumnya, plato-plato ini terdiri atas gurun. Di
daerah ini tidak terdapat sungai permanen, bahkan sebagian besar benar-benar
kering.
(b) Dataran
Rendah Pedalaman
Daerah ini membentang dari Teluk Spencer
dan Tanjung Nelson di pantai selatan Australia. Di daerah ini terdapat Danau
Eyre dan terdiri dari The Great Artesian
Basin. Sebagian besar wilayah Australia Tengah dan Selatan tidak memiliki
drainase yang baik ke laut, sehingga air menggenang kemudian mengering di
danau-danau garam, menguap, atau meresap ke dalam tanah dan tersimpan dalam
cekungan-cekungan artesis.
(c) Daerah
Pegunungan Timur (The Great Dividing
Range)
Pegunungan ini membujur sepanjang panyai
timur dengan panjang hampir 4.000 km. Dinamakan dividing range karena pegunungan ini membentuk batas pemisah air (watershed) antara daerah aliran sungai
yang mengalir ke timur dengan daerah aliran sungai yang mengalir ke barat.
Pegunungan tersebut berbentuk gunung-gunung tua yang terkena erosi selama
jutaan tahun seperti pegunungan biru yang terletak di sebelah barat Sidney.
5. Iklim
Berdasarkan letak garis lintangnya,
Negara Australia dikelompokkan dalam 3 daerah musim :
a) Australia
bagian utara beriklim tropis
b) Australia
bagian selatan beriklim subtropis
c) Pulau
Tasmania beriklim sedang
Australia
bagian timur adalah daerah yang paling banyak hujannya, sedangkan Australia
bagian barat daerahnya kering sehingga banyak dijumpai padang rumput dan padang
pasir.
C. Penduduk
Sebagian
besar penduduk Australia merupakan imigran dan keturunan bangsa Eropa
(khususnya negara Inggris). Imigran Inggris memiliki latar belakang budaya
Anglo-Saxon sebagai pengikut gereja Anglikan, Khatolik Roma, dan Protestan. Dan
juga imigran dari beberapa Negara Asia dan Afrika. Jumlah penduduk Australia
pada tahun 2004 adalah 19.913.140 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 3
orang/km2.
1. Suku
Bangsa
Australia memiliki suku bangsa asli,
yaitu suku Aborigin (Negro Australia) yang hidup di kawasan-kawasan reservoir
di berbagai daerahyang tandus dan kering. Ciri-ciri Aborigin : berbadan sedang,
berkulit hitam, hidung pesek, rambut keriting, dan biji mata coklat. Senjata
Aborigin adalah bumerang.
2. Agama
Mayoritas penduduk Australia beragama
Khatolik, Kristen, Islam, Yahudi, dan Budha.
3. Mata
Pencaharian
·
Pertanian
·
Peternakan
·
Perkebunan
·
Pertambangan
·
Perikanan
·
Perdagangan
·
Perindustrian
D. Ekonomi
1. Pertanian
Sekitar dua per tiga tanah di Australia
dapat dimanfaatkan untuk pertanian, yakni meliputi tanaman pangan serta
berbagai macam rumput dan padang rumput untuk ternak domba dan sapi. Hasil
pertanian utama Negara Australia yang diekspor ke luar negri adalah gandum,
buah-buahan, susu, dan mentega. Gandum dihasilkan di daerah Lembah Murray-Darling
dan lembah Sungai Swan. Tebu dihasilkan di Queensland, sedangkan tembakau,
kapas, dan buah-buahan dihasilkan di Victoria dan Pulau Tasmania.
2. Peternakan
Australia terkenal dengan ternak
dombanya, sehingga Australia merupakan negara wol pertama di dunia. Daerah
peternakan yang penting terdapat di New South Wales dan Queensland. Jenis
ternak yang lain adalah lembu, dan diternak di pantai timur dan tenggara
Australia serta Tasmania.
3. Perkebunan
Hasil tanaman perkebunan dengan nilai
ekonomis dari negara Australia adalah buah-buahan terutama buah apel, anggur,
dan buah pir yang dihasilkan di daerah Victoria dan Tasmania. Hasil hutan di
Australia antara lain pohon ekaliptus yang menghasilkan getah serta kayu yang
berkualitas baik dan tahan lama.
4. Pertambangan
Hasil tambang utama Australia adalah
emas (di Australia Barat), bijih besi, seng, minyak bumi, gas alam, serta
uranium. Australia mempunyai beberapa kota pertambangan, yaitu Broken Hill, New
South Wales (perak, timah, dan seng), Kalgoorlie, WA (emas), Mt. Isa dan
Queensland (tembaga), Weipa, Queensland (bauksit), Iron Knob, SA (bijih besi)
dan Roxby Downs (tembaga, emas, uranium dan perak).
5. Perikanan
Peternakan ikan seperti ikan salem
atlantik, ikan barramundi, remis, udang, dan remis jenis skallop merupakan
komoditi perikanan Australia yang penting.
6. Perdagangan
(a) Komoditi
ekspor : mentega, daging, susu, keju, gandum, kulit, buah-buahan, mobil, dan
wol.
(b) Komoditi
impor : teh, kopi, karet, minyak goreng,
kopra, kapuk, breras, tapioka, dan rempah-rempah.
7. Perindustrian
Macam-macam industri yang berlaku di
Australia :
·
Industri Agraria (pabrik terigu,
abatoir, pabrik mentega dan keju, cokelat, gula, dan makanan tahan lama.
·
Industri Dasar (pabrik peleburan
bijih besi dan baja di New Castle, industri kimia, serta industri pemintalan
tekstil)
Kota industri Australia adalah Melbourne
dan Sydney.
E.Kota-Kota Penting
Negara
Australia terdiri dari 6 negara bagian dan dua wilayah. Keenam negara bagian
Australia ialah New South Wales, Victoria, Queensland, Australia Barat,
Australia Selatan, dan Tasmania. Adapun yang termasuk wilayah Australia ialah
wilayah Australia Utara dan wilayah ibu kota Australia. Sydney merupakan ibu
kota negara bagian New South Wales, kota terbesar di Australia, dan sekaligus
kota hunian orang-orang Eropa pertama di Australia, sehingga banyak terdapat
gedung-gedung besar dan modern. Kantor-kantor pemerintahan, industri, dan
universitas terletak di tiap ibu kota negara bagian Australia.
2.Contoh Negara Berkembang
A.
Keadaan Umum
Indonesia
merupakan negara kepulauan dengan pulau-pulaunya yang membentang dari Sabang
sampai Merauke. Dengan ± 17.508 buah pulau, Indonesia merupakan negara
kepulauan terbesar di dunia. Indonesia memiliki pulau-pulau besar, yaitu Pulau
Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian/Papua, dan Pulau Jawa. Negara Indonesia
memiliki wilayah laut atau perairan yang sangat luas, karena itu Indonesia
disebut sebagai negara maritim.
B. Keadaan Alam
1. Letak Indonesia
·
Letak Astronomis :
6o8`
LU – 11o15` LS dan 94o45` BT – 141o5` BT
·
Letak Geografis :
Secara
geografis Indonesia terletak diantara 2 benua, yaitu Benua Asia dan Benua
Australia dan terletak diantara 2 samudera, yaitu Samudera Hindia dan Samudera
Pasifik.
2.
Batas Wilayah
Utara : Filipina, Malaysia, dan Laut Cina Selatan
Selatan :
Samudera Hindia, Australia, dan Laut Timor
Timur :
Papua Nugini dan Samudera Pasifik
Barat : Samudera Hindia
3.
Luas Wilayah
Luas
wilayah Indonesia adalah 1.922.570 km2.
1. Bentang
Alam
Secara umum,
Indonesia merupakan negara kepulauan, karena memiliki luas laut sekitar 7,9 km2
atau 81% dari luas keseluruhan Indonesia. Lokasi Indonesia juga terletak di
lempeng tektonik (pertemuan dari Sirkum Pasifik dan Mediterania). Hal ini
menyebabkan negara Indonesia sering terkena gempa bumi dan tsunami, serta
banyak memiliki gunung berapi. Walaupun demikian, Indonesia memiliki lahan yang
sangat subur sehingga 75% lahannya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Hal
ini menyebabkan Indonesia dikenal sebagai negara agraris.
2. Iklim
Letak
Indonesia di daerah Khatulistiwa yang menyebabkan Indonesia beriklim tropis,
yakni hanya mempunyai dua jenis musim (musim kemarau dan musim penghujan). Suhu
udara di wilayah Indonesia dipengaruhi oleh ketinggian suatu wilayah dari
permukaan air laut. Indonesia memiliki peranan penting dalam struktur iklim
dunia, karena sebagai salah satu negara tropis, Indonesia memiliki hutan tropis
basah terbesar ke-2 di dunia.
C. Penduduk
Penduduk
Indonesia berjumlah ± 238.452.950 jiwa,
pertumbuhan penduduknya 1,5% per tahun, dan kepadatan penduduknya 114 jiwa/km2.
Sebagian besar penduduk Indonesia memiliki bahasa daerah masin-masing, akan
tetapi tetap menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dan bahasa
persatuan.
1. Suku
Bangsa
Diperkirakan
ada 300 sampai 500 suku bangsa yang ada di Indonesia, suku bangsa yang jumlah
anggotanya cukup besar, antara lain suku bangsa Jawa, Sunda, Madura, Melayu,
Bugis, Makassar, Minagkabau, Bali, dan Batak.
2. Agama
Indonesia
adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Islam adalah agama
mayoritas (85,2%) yang dianut penduduk Indonesia, sedangkan selebihnya beragama
Protestan (8,9%), Khatolik (3%), Hindu (1,8%), Buddha (0,8%), dan lain-lain
(0,3%).
3. Mata
Pencaharian
·
Pertanian
·
Perkebunan
·
Peternakan
·
Pertambangan
·
Pariwisata
·
Perdagangan
D.
Ekonomi
1.
Pertanian
Indonesia
merupakan negara agraris yang didukung oleh jenis tanahnya yang subur dan iklim
tropis. Hasil pertanian yang utama adalah padi, jagung, buah-buahan, dan
sayuran. Hasil pengolahan sumber daya di daerah pantai menghasilkan berbagai
jenis ikan budi daya dan garam.
2.
Perkebunan
Hasil
perkebunan di Indonesia diantaranya adalah kelapa sawit, kopi, teh, keret,
cengkeh, dan kelapa. Hasil hutannya antara lain adalah kayu, rotan, dan
berbagai macam getah.
3.
Peternakan
Kegiatan
peternakan di Indonesia banyak dilakukan di daerah Stepa. Hewan yang dipelihara
meliputi sapi, kerbau, kambing, kuda, ayam, dan itik.
4.
Pertambangan
Sektor
pertambangan berperan besar dalam perekonomian Indonesia sehingga diharapkan
untuk menjadi sumber devisa negara (terutama dari tambang minyak dan gas alam).
Hasil tambang negara Indonesia yang utama adalah minyak dan gas bumi, baty
bara, bijih besi, bauksit, emas, perak, tembaga, dan timah.
5.
Pariwisata
Indonesia
mengembangkan pariwisata agar dapat menarik wisatawan domestik maupun wisatawan
mancanegara. Objek pariwisata yang dikembangkan meliputi wisata alam dan wisata
budaya.
6.
Perdagangan
(a) Komoditi ekspor : hasil tambang (minyak bumi
dan gas alam), hasil hutan, perkebunan, dan hasil budi daya tambak (udang
windu)
(b)
Komoditi impor : pipa dari besi/baja, otomotif
(kendaraan bermotor), dan mesin khusus untuk keperluan industri.
E.
Kota-Kota
Penting
1) Jakarta : ibu kota negara Indonesia dan
sekaligus sebagai pusat
Pemerintahan
Indonesia
2) Surabaya : kota terbesar kedua di Indonesia
yang juga berperan
sebagai
kota perdagangan yang memiliki pelabuhan Tanjung Perak
3) Semarang : kota perdagangan yang memiliki
pelabuhan Tanjung
Emas
4) Balikpapan :
kota pertambangan minyak bumi dan gas alam
5) Batam : kota perdagangan yang terletak
dekat dengan Negara
Singapura
6) Aceh : kota yang dikenal sebagai
“serambi Mekah” nya negara
Indonesia. Kota ni memiliki pelabuahn
Sabang.
Langganan:
Komentar (Atom)























